Dubes RI untuk AS Sambangi Prajurit Marinir TNI AL di RIMPAC 2026 Hawaii, Beri Motivasi dan Tinjau Latihan Helo Dunker
HAWAII – Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo, mengunjungi prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang sedang mengikuti latihan multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 di Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi kontingen Indonesia yang tengah menjalani salah satu latihan militer maritim terbesar di dunia.
Dalam kunjungan itu, Dubes RI didampingi Atase Pertahanan KBRI Washington D.C. Marsekal Pertama TNI Yose Ridha, Fahmi Alli Sarosa dari Kementerian Luar Negeri, serta Mutiara Anggun.
Rombongan disambut langsung oleh Commanding Officer 15th Marine Expeditionary Unit Kolonel R.T. McDonald, Komandan Satgas Latihan Bersama Multilateral RIMPAC T.A. 2026 Letkol Laut (P) Eko Triyatomo, serta Komandan Unsur Tugas Marinir Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto.
Pada kesempatan tersebut, Dubes RI menyaksikan secara langsung pelaksanaan latihan Helicopter Underwater Egress Training (HUET) atau Helo Dunker, yaitu latihan penyelamatan diri ketika helikopter mengalami kecelakaan dan jatuh ke perairan. Materi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam meningkatkan kemampuan prajurit menghadapi situasi darurat selama operasi.
Dalam arahannya, Dwisuryo Indroyono Soesilo menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat prajurit Marinir TNI AL selama mengikuti RIMPAC 2026. Ia meminta seluruh personel memanfaatkan setiap materi latihan secara maksimal sebagai bekal meningkatkan profesionalisme dan kesiapan operasional.
“Saudara-saudara bukan hanya sedang berlatih, tetapi juga membawa nama baik bangsa Indonesia di forum militer internasional. Tunjukkan karakter prajurit Indonesia yang disiplin, rendah hati, mudah bekerja sama, serta memiliki kemampuan yang dapat dibanggakan,” pesannya.
RIMPAC 2026 merupakan latihan perang maritim multinasional terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Latihan tahun ini berlangsung pada 24 Juni hingga 31 Juli 2026 di Hawaii dengan melibatkan sekitar 25.000 personel dari 31 negara, termasuk Indonesia.
Kontingen Indonesia mengirimkan 35 prajurit Korps Marinir TNI AL yang sebelumnya telah menjalani berbagai tahapan persiapan, mulai dari latihan menembak di Jakarta hingga latihan mobilitas udara di Tangerang.
Selama mengikuti RIMPAC 2026, prajurit Marinir Indonesia tidak hanya mengikuti berbagai materi latihan, tetapi juga berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan militer negara lain, termasuk memberikan pelatihan teknik bertahan hidup di hutan kepada peserta dari berbagai negara.
Mengakhiri kunjungannya, Dubes RI meninjau tenda tempat prajurit Marinir TNI AL beristirahat. Ia berbincang langsung dengan para personel, menanyakan kondisi kesehatan, serta memberikan motivasi agar tetap menjaga semangat, disiplin, kesehatan, dan kekompakan selama menjalankan penugasan di Hawaii.
Kehadiran Dubes RI di lokasi latihan diharapkan semakin memperkuat motivasi kontingen Indonesia untuk menampilkan profesionalisme terbaik sekaligus mempererat kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat melalui ajang RIMPAC 2026.
