Presiden Belarus Alexander Lukashenko Kunjungi Indonesia, Disambut Menhan Sjafrie di Lanud Halim
RAKYAT BERDAULAT – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mewakili Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Presiden Republik Belarus, H.E. Alexander Lukashenko, di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Belarus yang telah terjalin sejak hubungan diplomatik kedua negara dibuka pada 1993.
Dalam penyambutan tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Belarus menjadi momentum penting untuk mempererat persahabatan kedua negara sekaligus memperluas kerja sama strategis yang didasarkan pada prinsip saling menghormati, saling menguntungkan, dan penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.
“Kunjungan ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Belarus untuk terus membangun kemitraan yang konstruktif, memperluas kolaborasi di berbagai bidang strategis, serta menghadirkan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan kedua bangsa,” ujar Sjafrie.
Selama lebih dari tiga dekade hubungan diplomatik, Indonesia dan Belarus telah menjalin kerja sama di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pendidikan, pertanian, hingga pertahanan.
Hubungan kedua negara juga terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Belarus Sergei Aleinik berkunjung ke Jakarta untuk membahas penguatan kerja sama ekonomi, investasi, dan pertukaran teknologi. Sejumlah nota kesepahaman di bidang pendidikan dan pertanian juga telah ditandatangani sebagai bagian dari peningkatan hubungan bilateral.
Selama berada di Indonesia, Presiden Alexander Lukashenko dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas berbagai agenda strategis, termasuk peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, energi, teknologi, pendidikan, serta sektor pertahanan.
Selain pertemuan bilateral, kedua pemimpin negara juga dijadwalkan menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama yang telah dipersiapkan kedua pemerintah sebagai tindak lanjut penguatan hubungan Indonesia–Belarus.
Kunjungan Presiden Lukashenko dinilai memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik global. Bagi Belarus, Indonesia merupakan mitra penting di kawasan Asia Tenggara sekaligus salah satu kekuatan ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20.
Sementara bagi Indonesia, penguatan hubungan dengan Belarus menjadi bagian dari diplomasi luar negeri yang aktif dalam memperluas kerja sama dengan berbagai negara di bidang ekonomi, teknologi, industri, pertahanan, dan pembangunan berkelanjutan.
Pemerintah berharap kunjungan kenegaraan ini mampu menghasilkan kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat nyata bagi kepentingan kedua negara serta memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus di masa mendatang.
