Kepala Pusat Penyuluhan KKP Tekankan Peran Strategis Penyuluh dalam Sukseskan Program KNMP di Maros

0
IMG-20260709-WA0010

MAROS – Kepala Pusat Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Pusluh KP), Yayan Hikmayani, memberikan arahan strategis kepada perwakilan penyuluh perikanan dari Kabupaten Pangkep, Maros, Gowa, dan Kota Makassar dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat sinergi serta menyamakan visi para penyuluh sebagai garda terdepan dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Dalam arahannya, Yayan Hikmayani menegaskan bahwa penyuluh perikanan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintah dalam mendampingi masyarakat pesisir. Selain menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat, penyuluh juga berperan sebagai agen perubahan yang memastikan setiap program prioritas KKP berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.

Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah keberhasilan implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Menurut Yayan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komitmen, kapasitas, dan kolaborasi para penyuluh dalam melakukan pendampingan, memperkuat kelembagaan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pemberdayaan yang berkelanjutan.

Program KNMP merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan, dan kemandirian masyarakat pesisir. Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan.

Yayan juga menekankan pentingnya koordinasi antara penyuluh dengan pemerintah daerah, dinas perikanan, dinas koperasi, pendamping desa, serta pemerintah desa dan kelurahan. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting agar pelaksanaan program berjalan efektif mulai dari identifikasi lokasi, pendampingan masyarakat, pelaksanaan program, hingga monitoring dan evaluasi.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas usaha, memperkuat kelembagaan masyarakat, serta menciptakan dampak ekonomi yang nyata bagi nelayan dan masyarakat pesisir.

KKP berharap semangat kolaborasi dan profesionalisme para penyuluh terus diperkuat sehingga mampu mendukung transformasi sektor kelautan dan perikanan nasional. Dengan dukungan ribuan penyuluh perikanan yang tersebar di seluruh Indonesia, Program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *