KDM : Kemajuan Desa Ditentukan oleh Karakter dan Kepemimpinan, Bukan Hanya Besarnya Anggaran
RAKYAT BERDAULAT – Di hadapan ratusan peserta ABPEDNAS, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada besarnya dana yang dimiliki, tetapi juga ditentukan oleh karakter dan kepemimpinan para pengelolanya.
Menurut KDM, para pemimpin desa pada masa lalu menghadapi keterbatasan yang jauh lebih besar dibandingkan saat ini. Fasilitas belum memadai, anggaran pembangunan sangat terbatas, bahkan sebagian kepala desa belum mengenyam pendidikan formal secara lengkap. Namun demikian, banyak desa tetap mampu berkembang berkat semangat gotong royong dan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.
KDM mengajak seluruh kepala desa untuk tidak melupakan nilai-nilai tersebut. Ia menilai kemajuan teknologi, akses pendidikan, dan berbagai program pemerintah saat ini merupakan modal besar yang seharusnya dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan desa.
Dalam pidatonya, ia juga menekankan bahwa pemimpin desa terdahulu lebih banyak mengandalkan keteladanan, hadir di tengah masyarakat, memimpin kerja bakti, dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.
Memasuki bagian akhir, KDM memberikan refleksi kepada para kepala desa masa kini yang mayoritas telah memiliki pendidikan lebih tinggi. Menurutnya, dengan bekal ilmu pengetahuan, kemampuan administrasi, dan dukungan anggaran yang lebih baik, seharusnya hasil pembangunan desa juga semakin meningkat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kepala desa tidak hanya diukur dari tertib administrasi, tetapi juga dari kondisi lingkungan, kesejahteraan masyarakat, serta terjaganya budaya gotong royong.
Menutup pesannya, KDM mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat pengabdian, bekerja dengan jujur, dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Ia meyakini bahwa jika nilai-nilai kepemimpinan para pendahulu dipadukan dengan kemampuan generasi sekarang, maka desa-desa akan semakin maju, mandiri, dan menjadi pilar penting pembangunan nasional.
