Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Dubes Maroko, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral
RAKYAT BERDAULAT – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia, H.E. Redouane Houssaini, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (30/6/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat persahabatan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pertahanan.
Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie dan Dubes Redouane Houssaini bertukar pandangan mengenai berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat dikembangkan di masa depan. Pembahasan difokuskan pada peningkatan komunikasi pertahanan, penguatan hubungan antarlembaga, serta kerja sama yang dilandasi prinsip saling menghormati, saling menguntungkan, dan mendukung stabilitas kawasan.
Kunjungan Dubes Maroko menjadi bagian dari diplomasi pertahanan yang terus diperkuat Kementerian Pertahanan Indonesia melalui komunikasi intensif dengan negara-negara sahabat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperluas kemitraan strategis Indonesia dalam menghadapi dinamika keamanan regional maupun global.
Hubungan Indonesia dan Maroko di sektor pertahanan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif. Salah satu momentum penting terjadi pada Februari 2026 ketika KRI Prabu Siliwangi-321 singgah di Pelabuhan Casablanca dalam pelayaran perdananya menuju Indonesia. Kunjungan kapal perang tersebut tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi simbol penguatan diplomasi maritim antara kedua negara.
Selama berada di Casablanca, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321 melaksanakan kunjungan kehormatan kepada jajaran Angkatan Laut Maroko. Kehadiran kapal perang Indonesia juga mendapat perhatian Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna, yang menilai kunjungan tersebut sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan pertahanan dan persahabatan kedua negara.
Di sisi lain, Maroko juga terus memperluas jejaring kerja sama keamanan internasional, termasuk dengan Indonesia. Berbagai komunikasi antarlembaga keamanan kedua negara terus berlangsung sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.
Pertemuan antara Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Duta Besar Redouane Houssaini diharapkan menjadi langkah lanjutan dalam mempererat hubungan bilateral Indonesia–Maroko. Selain meningkatkan dialog strategis, kedua negara juga memiliki peluang memperluas kerja sama di bidang pendidikan militer, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, industri pertahanan, diplomasi maritim, hingga pertukaran pengalaman dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan.
Melalui komunikasi yang berkelanjutan dan kerja sama yang saling menguntungkan, Indonesia dan Maroko diharapkan mampu membangun kemitraan pertahanan yang semakin kuat serta memberikan kontribusi positif bagi keamanan regional maupun internasional.
