Polri Klaim Bangun 1.415 SPPG untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Target 1.500 Unit pada 2026
RAKYAT BERDAULAT – Di tengah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan capaian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut terus mengalami perkembangan positif.
Dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa hingga Juni 2026, sebanyak 1.415 unit SPPG telah dibangun sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program MBG. Polri menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi 1.500 unit hingga akhir tahun.
Menurut Kapolri, dari total 1.415 unit SPPG, sebanyak 828 unit telah beroperasi, 227 unit berada dalam tahap operasional, sedangkan 360 unit lainnya masih dalam proses pembangunan. Dari jumlah tersebut, 33 unit dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) guna memperluas akses pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Polri memproyeksikan jaringan SPPG yang dibangun mampu melayani sekitar 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap sekitar 70.700 tenaga kerja. Selain memperluas jangkauan pelayanan, Polri juga menyatakan terus memperkuat aspek keamanan pangan melalui sertifikasi higiene sanitasi, sertifikasi halal, pengujian kualitas air, serta pelatihan bagi para juru masak.
Kapolri menjelaskan bahwa seluruh SPPG telah menerapkan standar keamanan pangan (food safety) dengan dukungan fasilitas pengolahan makanan yang sesuai standar operasional. Berdasarkan data yang disampaikan Polri, hingga saat ini operasional SPPG disebut berhasil mempertahankan zero accident dalam proses penyediaan makanan bergizi.
Program pembangunan SPPG merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Keberadaan SPPG diharapkan mampu memperkuat pelayanan gizi masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.
Data tersebut disampaikan Kapolri dalam pidatonya pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan dilaporkan oleh ANTARA.
