Home » Profil » Nanny Juliana Kurniawan, HR & GA Pacific Place Jakarta Raih Sukses dengan Mempelajari Beberapa Bidang Pekerjaan

Nanny Juliana Kurniawan, HR & GA Pacific Place Jakarta Raih Sukses dengan Mempelajari Beberapa Bidang Pekerjaan

Sunday, August 14th 2016. | Profil
pacific place

Nanny Juliana Kurniawan, Human Resources & General Affair Manager Pacific Place Jakarta. Foto : Dok Pribadi

RakyatBerdaulat.com, Jakarta – Sukses dalam berkarier tidak selalu dilihat dari gelar akademis dan ketrampilan dalam satu bidang pekerjaan. Sukses itu bisa diraih dengan mempelajari beberapa bidang pekerjaan. Inilah yang dilakukan Nanny. Sejak awal berkarier sebagai seorang sekretaris, ia selalu belajar akan hal-hal baru di luar tanggung jawabnya sebagai sekretaris.

Mal Pacific Place, Kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (5/8) terlihat ramai. Waktu menunjukkan pukul 11.30 WIB. Hampir semua restoran yang ada di mal ini terisi penuh oleh para karyawan yang akan santap siang. Beruntung, kami masih mendapat seat kosong di restoran Soto Betawi. Di restoran yang menyajikan berbagai santapan soto kuah khas Betawi ini, kami berbicang dengan Nanny Juliana Kurniawan.

Dia baru saja selesai menyelesaikan salah satu tugasnya yakni mengecek perizinan tenant-tenant dan ruangan perkantoran yang ada di Pacific Place. Dia harus memastikan bahwa para penyewa ini tetap mendapat perpanjangan izin kontrak, fasilitas yang memadai mulai dari instalasi listrik, telepon, dan lain sebagainya. Tugasnya tidak hanya itu, ia juga harus menjalin hubungan dengan pihak eksternal (Pemda, Kepolisian, Kementrian, dan lainnya), tranning karyawan, mengurusi pajak reklame, mengurusi kebutuhan operasional perusahaan, hingga mengurusi karyawan outsourcing. “Di sini ada kurang lebih 149 unit usaha yang harus saya cover. Saya harus memastikan bahwa mereka tetap merasa nyaman dengan fasilitas dan segala aspek legalitas selama berada di Pacific Place,” ujarnya.

Nanny sudah menjabat sebagai HR & GA Pacific Place sejak bulan Januari 2010. Selama 6 tahun menjabat, ia selalu mendorong agar para karyawan memiliki tanggung jawab dan loyalitas kepada perusahaan. Selama menjalankan tugas, ia tidak pernah memposisikan dirinya sebagai seorang atasan. Sebaliknya, ia selalu memposisikan dirinya sama seperti karyawan lainnya. Menurutnya, dalam lingkungan kerja, semua karyawan adalah teman. Hanya saja yang membedakannya adalah ruang lingkup pekerjaan masing-masing. “Saya adalah teman bagi karyawan saya. Saya tidak memposisikan diri saya sebagai atasan yang harus selalu memerintah dan dituruti kemauannya. Sebaliknya, saya merangkul mereka untuk sama-sama mengerjakan tugas. Dengan demikian mereka akan merasa dihargai,” ungkapnya.

Dalam berkarier, ia tidak pernah merencanakan untuk menduduki jabatan sebagai Human Resources dan General Affairs. Baginya, jabatan apapun yang diberikan kepadanya harus dapat dijalankan dengan baik. Wanita kelahiran Jakarta, Jakarta, 5 Oktober 1963, ini selalu memberikan nasihat kepada karyawannya agar tidak cepat berpuas diri dalam bekerja, dan jangan terlena dengan zona nyaman. Dijelaskannya, apapun bidang pekerjaan yang sedang dijalankan, bekerjalah dengan sepenuh hati. Bekerja dengan hati bertujuan agar setiap orang bekerja secara maksimal dan tidak asal-asalan. ”Saya selalu memberikan nasihat kepada karyawan saya agar mau belajar hal-hal baru di luar job description-nya. Misalkan, karyawan keuangan, dia pun harus membuka diri untuk belajar bidang pekerjaan lainnya seperti marketing atau Human Resources,” ungkapnya.

Menurutnya, mempelajari dan mengerti bidang pekerjaan lain dapat memperkaya pengetahuan dan pengalaman dalam dunia kerja. Sehingga, suatu ketika saat pimpinan memberikan tugas atau melakukan mutasi ke bidang pekerjaan lainnya, seorang karyawan akan dengan mudah beradaptasi. ”Saya bisa sampai menduduki jabatan ini karena saya dulu sejak awal berkarier senang memperlajari beberapa bidang pekerjaan. Tujuannya agar saya dapat pengalaman dan pengetahuan baru,” ujarnya.

Merintis Karier.

Lulusan Diploma III Akademi Sekretaris LPK Tarakanita, Jakarta, ini mulai merintis karier sebagai sekretaris di Darmawan & Co Public Accountant pada tahun 1984. Selama satu tahun ia bertugas sebagai sekretaris. “Lulus kuliah tahun 1984 saya langsung kerja sebagai sekretaris. Setahun bekerja di Darmawan & Co, kemudian saya pindah kerja di PT Metrodata Indonesia sebagai Secretary to Sales Manager,” jelasnya.

Sebagai sekretaris ia sering mengikuti rapat bersama pimpinan perusahaan. Dari situlah ia mulai belajar mengenai bagaimana mengatur dan menjalankan roda perusahaan. “Karena seringnya ikut rapat saya mulai paham bagaimana mengatur perusahaan dan job desk masing-masing unit yang ada di perusahaan,” jelasnya. Setelah dua tahun bekerja di PT Metrodata, ia pindah bekerja di PT Sarpindo Soyabean Industri sebagai Secretary to GM. Selama 4 tahun dia bekerja di perusahaan importir soyabean. “Pimpinan saya mengajari saya tentang tugas-tugas dari beberapa unit di perusahaan. Dari situlah saya mulai dapat pengalaman dan pengetahun. Saat jam pulang kantor, teman-teman saya sudah langsung pulang, sementara saya pulang hingga malam hanya untuk belajar,” kenangnya.

Pada tahun 1993 Nanny diterima bekerja di PT Arthasolid Financial Company sebagai Executive Secretary selama 7 tahun. Setelah itu, ia kembali diterima bekerja di PT KIA Mobil Indonesia sebagai Purchasing & General Affairs. Padah tahun 2007 ia menjabat sebagai Purchasing Manager PT Pacific Place Jakarta. Selama tiga tahun ia mengemban jabatan ini. Sejak tahun 2010 hingga saat ini ia dipercaya menjabat sebagai Human Resources & General Affair Manager Pacific Place Jakarta. “Pada tahun 2015 lalu saya mendapat penghargaan sebagai manager terbaik dari perusahaan,” ungkapnya.

Menjadi Trainer Pengembangan Potensi Diri

Di samping kesibukkannya bekerja, wanita murah senyum ini juga meluangkan waktu untuk berbagi ilmu yang dimiliki kepada para akademisi maupun karyawan. Ia menjadi trainer bagi mereka yang ingin mengembangkan potensi diri, karier, keterampilan berkomunikasi saat presentasi, berbicara di depan umum, dan cara berkomunikasi dan negosiasi yang efektif terhadap orang lain. “Saya membagikan ilmu saya kepada mereka yang ingin mendalami seputar dunia karier. Mulai dari kemampuan berkomunikasi, hingga bagaimana mengembangkan potensi diri,” jelasnya.

Menurutnya, dalam dunia kerja seseorang tidaklah cukup hanya dilihat dari penampilan, tapi juga dari aspek intelektualitas, kepribadian, dan skill. Ketiga aspek inilah yang menjadi dasar bagi seseorang yang ingin berkarier. Rencannya, Nanny ingin mendirikan kursus kepribadian. Tujuannya adalah membantu para akademisi dan karyawan untuk mengembangkan potensi diri mereka. “Sudah mulai berjalan. Tapi, sekarang lagi mengurus perizinan. Tujuannya membantu mereka mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” jelasnya. Jack

Tips Sukses dari Nanny dalam Berkarier

• Tingkatkan kemampuan berkomunikasi
• Pelajari beberapa bidang pekerjaan untuk memperkaya diri dan pengalaman
• Bekerjalah dengan sepenuh hati agar mencapai hasil yang maksimal
• Jalin relasi sebanyak-banyaknya
• Jangan terlenan dengan zona nyaman

Related For Nanny Juliana Kurniawan, HR & GA Pacific Place Jakarta Raih Sukses dengan Mempelajari Beberapa Bidang Pekerjaan

Comment For Nanny Juliana Kurniawan, HR & GA Pacific Place Jakarta Raih Sukses dengan Mempelajari Beberapa Bidang Pekerjaan